Jumat, 15 April 2011

BRIPTU NORMAN, KETULUSAN YANG MELAHIRKAN KEBERKAHAN


Sepekan sudah kita menyaksikan ketenaran seorang anggota brimob Gorontalo, Briptu Norman Kamaru. Video lipstingnya yang diupload di youtube ternyata mampu melambungkan namanya dari yang tidak dikenal hingga kini wajahnya selalu menghiasi layar televisi Indonesia. Apa sebenarnya hikmah yang bisa diambil dari ketenarannya ini?apa ini semua hanya sebuah keberuntungan seorang Briptu Norman?

Sebagai orang beriman yang percaya akan adanya kekuatan Yang Maha, sepatutnyalah kita merenungkan setiap yang kita lihat dan dengar guna mencari suatu hikmah. Yang pastinya juga hikmah itu akan sangat berguna sebagai lompatan kedewasaan berfikir, yang dengannya kita akan jauh lebih bisa menghayati kasih sayang dan keterlibatan Tuhan dalam keseharian kita.

Bila kita runut kronologis sehingga terkenalnya seorang Briptu Norman Kamaru, ada kesan lucu dan menggelitik. Hanya karena sebuah lipsting yang awalnya dia peragakan sebagai bentuk kepeduliannya pada seorang teman yang sedih, malah menjadi seperti sayap yang menerbangkan namanya hingga Sabang sampai Merauke.

Ketulusannya untuk menghibur, mungkin juga dengan rasa keikhlasannya karena sudah menjadi hobinya menyanyi india. Dan karena keikhlasan itu merupakan salah satu cabang takwa, maka hal itu membuatnya terlihat lucu namun tetap senang karena niatnya menyenangkan temannya. Menurut saya, hal inilah yang membuat Allah swt senang padanya. Dan jika Allah telah senang pada seorang hamba, Dia swt akan menganugerahkan rezeki yang datangnya dari arah yang tak pernah disangka-sangka.

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaaq: 2-3)

Bagi saya, hal ini menambah keyakinan saya pada Allah swt. Bahwa apapun yang saya, kita lakukan dengan ketulusan yang disertai keikhlasan. Apalagi ditambah dengan kepercayaan yang kuat bahwa Allah akan selalu membalas apapun yang kita kerjakan. Maka tidak mustahil bagi-Nya mengadakan jalan keluar dan rezeki bagi kita semua.

Karena bagi saya, semua yang saya dihadapi atau yang dihadapkan Allah kepada saya. Adalah pesan kasih sayang yang terselubung, yang perlu dipikirkan dan dicari hikmahnya. Karena mungkin saja hal itu amat sangat berguna untuk mengisi waktu hidup kita.

Wallahu a’lam ….

Rabu, 13 April 2011

TUHANKAH PENCIPTA KEJAHATAN?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal yang gemar mendoktrinkan
faham atheismenya suatu ketika bertanya pada mahasiswa-mahasiswanya

"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Banyak mahasiswa dengan serempak menjawab, "Betul,pak !!! Dia yang
menciptakan semuanya". "Hm….Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya
professor sekali lagi.

"Ya, Pak, semuanya !!! "
" Well..well….Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan
Kejahatan. Karena kejahatan itu ada di mana mana , dan menurut prinsip kita
bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa diri kita sebenarnya, jadi kita bisa saja
berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan karena itu adalah sesuatu yang ia
ciptakan." Para Mahasiswa terdiam dan tidak bisa menjawab doktrin professor
tersebut. Profesor itu berpuas hati , rasanya ucapan tadi telah membuktikan
kalau Tuhan itu adalah hanya sekedar sebuah dongeng , bualan dan mitos.

Namun seketika itu juga seorang m ahasiswa mengangkat tangan dan berkata,

"Profesor, boleh saya bertanya sesua tu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

Sabtu, 09 April 2011

RENUNGAN AKHIR MALAM


Apabila malam ini kupejamkan mata, akankah kulihat lagi dunia yang penuh warna-warni esok hari?

Akankah esok hari masih dapat kutemui ibuku yang telah melahirkanku dengan taruhan nyawanya?

Akankah esok hari masih kudengar nasehat-nasehat bijak ayahku?

Akankah esok hari masih bisa kurasakan hangatnya dekapan istriku disaat suka maupun duka?

Akankah esok hari masih bisa kubersenda gurau dengan adik-adikku?

Akankah masih bisa kujumpai teman-teman seperjuangan yang biasa menghiasi hari dengan canda tawa dalam selimut persahabatan?



Ataukah ketika aku membuka mata, semua terlihat gelap, semua terasa sesak menghimpit