Rabu, 03 Juni 2015

Allah Yang Mempertemukan


Tiada yang pernah tahu ke mana takdir Allah kan membawa kita, namun kebaikan prasangka dalam doa-doa tulus dapat menghantarkan kita pada cita-cita mulia yang di inginkan. Allah tiada akan pernah segan mengabulkan pinta seorang hamba, selama dia benar-benar yakin bahwa hanya Allah lah satu-satunya tempat berlindung dan bergantung.

Awalnya hanya mencoba ingin meminjam dana usaha secara syar’i melalui teman yang dikenal belum lama dalam sebuah seminar internet marketing. Itu pun sempat beberapa kali batal bertemu karena satu dan lain hal. Namun siapa sangka, bukan dana usaha yang saya dapatkan. Melainkan sahabat-sahabat baru yang dengan penuh cinta saling berbagi ilmu dan keteladanan informasi. Memang rencana manusia kadang lebih rendah dari kasih sayang yang sedang Allah siapkan untuk nya. Karena Allah lebih mengerti apa saja yang terbaik yang manusia butuhkan, bukan berdasarkan keinginan manusia itu sendiri.

Dari satu pertemuan sederhana persaudaraan terjalin hingga ke pertemuan berikutnya. Saya mengajak orang ini bertemu teman-teman saya yang lainnya. Dia sangat senang berbagi ilmu dan informasi bersama kami, begitupun sebaliknya teman-teman saya antusias mendengarkan pengalaman dan ilmu yang dia berikan. Semuanya mengalir begitu saja, melewati setiap rongga waktu yang membersihkan setiap detik dengan manfaat.  

Allah lah Yang memiliki skenario pertemuan saya dengannya, seorang yang lebih muda umurnya dari saya. Tapi dia memiliki pengalaman yang apabila dia ceritakan, terbakarlah semangat semua yang mendengarkan. Energi positif yang dia tebarkan mampu mempengaruhi alam pikiran kami, sehingga banyak agenda kerja seketika terbersit dihati-hati kami. Tangan Allah Lah Yang Mempertemukan kami, menyatukan hati dari tidak mengenal hingga bak saudara kandung. 


Dari nya saya mampu mendapatkan jaringan usaha yang luas dan berkompeten. Hingga dari itu semua perlahan tapi pasti, network persaudaraan terjalin dari komunitas nya.