Tampilkan postingan dengan label hawa nafsu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hawa nafsu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Agustus 2025

Syukron Ray, Terima Kasih Re

 Syukron Ray,

11 tahun yang indah sudah jadi bayangan kenangan yang tak bisa diulang. Saat ini waktu selama itu ternyata seolah hanya mimpi kemaren sore dalam ingatan yang terbatas.

Di masa bertumbuh aku mengenal mu dulu, hitam putih bukan warna yang pantas dipersoalkan karena semua tetap indah penuh hikmah.

Meskipun akhirnya kita memilih jalan berbeda, syukron ya Ray sudah menyisakan kenangan untuk aku semangat mengejar akhirat. Pasti semua kebaikan yang pernah ada diantara kita suatu saat Allah balas pada diri masing-masing kita dengan balasan yang sempurna.

 


Terima kasih Re,

Untuk 3 tahun penuh warna yang membahagiakan. Walaupun pada akhirnya kamu tidak memilih ku, tapi dunia kita saat bersama adalah hal baru buat ku kemaren.

Sampai saat ini kamu masih jadi satu-satunya wanita yang pernah membuat aku jadi lelaki sempurna. Meskipun banyak cerita mengecewakan pada akhirnya, tapi rasa kecewa tak bisa menghapus jejak pelajaran berharga.

Dari kamu pandangan ku bertambah segar tentang dunia, membuat ku semangat mengejar nya. terima kasih atas semua kesempatan yang membuat aku merasa seperti seorang raja. Pasti Tuhan mendatangkan lebih banyak kesempatan lain yang jauh lebih indah dan lebih sempurna untuk kita walau tak bisa bersatu.

Saat ini aku rindu kalian, ingat kebersamaan di masa saat-saat bersama kalian. Moga kalian selalu sehat, dimudahkan segala urusan nya dan selalu dibahagiakan hati nya dengan cinta dari siapa pun.



Syukron Ray, Terima Kasih Re

Rabu, 03 Oktober 2018

Mari Belajar Mensyukuri Yang Telah Ada


Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu, dan menjadikan kamu sebagai orang-orang merdeka, dan memberikan kepada kamu apa yang belum pernah diberikan kepada seorang pun di antara umat yang lain."  (QS. Al-Maidah: 20)

Begitulah bayan sang Nabi kepada umat nya, penuh cinta membelai nurani agar senantiasa selalu bersama kebaikan hingga surga nanti. Namun Allah hendak memberikan pelajaran bagi kehidupan selanjutnya, kaumnya kemudian tercatat  sebagai pembangkang yang menyelisihi gurunya sendiri. Bahkan saat sang Nabi mengajak mereka menuju tempat terbaik, mereka malah memilih tempat yang rendah dan kemalasan. 

"...Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)..." (QS. At-Tiin: 4-5)

Ingatkah saat bani Israel menentang dan melanggar sumpah serta janji nya pada Thalut, karena menganggap bahwa Thalut bukan dari keturunan terhormat yang berkompeten menurut mereka. Dengan indah Allah mengisahkan kepemimpinan Thalut dan pembangkangan bani Israel;

Syukron Ray, Terima Kasih Re

  Syukron Ray, 11 tahun yang indah sudah jadi bayangan kenangan yang tak bisa diulang. Saat ini waktu selama itu ternyata seolah hanya mim...